Cahaya matahari kerap menjadi momok bagi beberapa besar kaum wanita terlebih wanita di Indonesia, dikarenakan terhadap sinar matahari terdapat sinar UV yang efeknya yang selain menjadi panas membakar kulit, termasuk membuat kulit menjadi kusam dan gelap, membuat penuaan dini, dan apalagi mampu membuat kanker kulit.

Akan tetapi, tidak bisa saja kan kita beraktivitas sehari-hari bersama senantiasa hindari matahari. Apalagi buat anda yang sehariannya beraktivitas di luar ruangan. Nah, buat anda yang kerap terpapar sinar matahari tapi tidak senang terkena dampak-dampak jelek layaknya di atas, bisa saja sedikit tips agar wajah selalu glowing  selanjutnya mampu membantu kulit kamu, yuk simak!

 

1. Gunakan Tabir Surya bersama SPF 30 Ke Atas Serta Mengandung PA

Gunakanlah tabir surya tiap tiap hari sebelum beraktivitas. Mungkin anda telah pernah dengar bersama alasan yang sederhana yaitu tabir surya mampu melindungi dari sinar UVA dan UVB. Ngomong-ngomong apasih bahaya UVA dan UVB?

UVA atau UVAging adalah sinar ultra violet yang terkecuali terpapar kulit terlalu lama mampu menembus susunan kulit yang lebih dalam dan membuat penuaan bersifat keriput dan noda hitam apalagi parahnya menurut World Health Organization, UVA mampu membuat kanker kulit. Sedangkan UVB atau UVBurning adalah sinar ultra violet yang mampu membuat kulit terbakar, kemerahan, dan penggelapan kulit.

Nah, SPF berperan sebagai tabir untuk perlindungan terhadap UVB. Sebagaimana kita tahu, SPF memiliki varian level. Mengutip dariNivea.com, SPF terpecah menjadi 4 level, yaitu Low (4, 6, 8, 10) , Medium or Moderate (15, 20, 25) , High(30, 40, 50) , dan Very High (50+). SPF 15 akan memfilter sekitar 93% dari sinar UVB, SPF 30 mencegah sekitar 97% dari sinar UVB, dan SPF 50 membatasi sekitar 98% dari sinar UVB.

Masih mengutip dari Nivea.com, untuk membantu anda tahu sedikit lebih baik, terkecuali anda kulitnya menjadi terbakar matahari sehabis 5 menit tanpa tabir surya, menggunakan SPF 30 akan melindungi kulit anda sepanjang 30 x 5 menit (atau 150 menit) sebelum anda menjadi terbakar. Itukan baru melindungi dari UVB, konsisten melindungi kulit dari UVA apa dong? Nah itu gunanya PA terdapat rating untuk PA yakni:

 

-PA + = Beberapa perlindungan UVA.
-PA ++ = Perlindungan UVA sedang.
-PA +++ = Perlindungan UVA tinggi.
-PA ++++ = Perlindungan UVA yang Sangat Tinggi.

 

2. Lakukan Perawatan Kulit di Malam Hari

Lakukan perawatan kulit sebelum tidur yang cocok untuk type kulit anda dan yang memiliki kandungan bahan pencerah andaikan Korean Golden Bell, Rice, Vitamin C dan sebagainya termasuk memiliki kandungan pelembab andaikan Aloe Vera sehingga kulitmu tidak kusam dan senantiasa cerah dan Aloe Vera telah menjadi obat rumahan sejak bertahun-tahun untuk menanggulangi pasca-sunburn. Meski, belum tersedia bukti ilmiah yang membantu Aloe Vera untuk menanggulangi sengatan sinar matahari, dalam praktiknya Aloe Vera mampu menenangkan dan dan membuat kulit yang terbakar menjadi menjadi dingin.

 

3. Minum Air Putih yang Cukup

Sudah menjadi rahasia lazim air putih memiliki dampak yang baik untuk kulit. Dan dikala kulit kita terbakar, maka cairan tubuh kita akan ditarik ke permukaan kulit sehingga tubuh kekurangan cairan. Oleh dikarenakan itu, untuk isikan ulang cairan tubuh, harus minum air putih yang cukup. Mengutp dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, banyaknya air yang harus kita penuhi untuk sehari dalam tubuh tergantung dari berat badan kita.

-45 kg = 1.9 L/Hari
-50 kg = 2.1 L/Hari
-55 kg = 2.3 L/Hari
-60 kg = 2.5 L/Hari
-65 kg = 2.7 L/Hari
-70 kg = 2.9 L/Hari
-75 kg = 3.2 L/Hari
-80 kg = 3.5 L/Hari
-85 kg = 3.7 L/Hari
-90 kg = 3.9 L/Hari
-95 kg = 4.1 L/Hari
-100 kg = 4.3 L/Hari

 

4. Gunakan Sheet Mask

Sheet mask memiliki essence di dalamnya yang memiliki manfaat pada lain Hydrating atau menaikkan takaran air di dalam dan di permukaan kulit, Moisturizing atau melembabkan kulit bersama bekerja menaikkan produksi minyak, Nourishing yang bekerja layaknya moisturizing akan tapi level minyaknya di atas moisturizing, Brightening untuk mencerahkan wajah, Revitalizing yang berfungsi untuk menyejukkan kulit yang letih dan kusam, Purifying untuk mengangkat kotoran, dan Firming untuk mengencangkan kulit wajah.

Akan tapi semua manfaat itu didapatkan di dalam varian yang terpisah. Untuk menanggulangi sunburn maka dianjurkan menggunakan masker varian Hydrating,Brightening dan Revitalizing. Yang lain termasuk sesungguhnya bisa-bisa aja, untuk pemakaian awal-awal terhadap wajah yang gelap atau terbakar (sunburn) dianjurkan pemakaian 3 varian itu terlebih dahulu.

 

Untuk kulit berminyak tidak dianjurkan ya menggunakan sheet mask varian Moisturizing dan Nourishing. Kalau saya pribadi, saya menggunakan sheet mask 1 minggu sekali atau 2 minggu sekali. Tergantung ulang pingin scrub atau enggak hehe. Kalau ulang rajin-rajinnya scrub saya pake 2 minggu sekali. Minggu ini pake sheet mask, minggu depan scrub, minggu depannya ulang sheet mask, dan seterusnya. Tapi nggak jarang termasuk saya pake nya 1 minggu sekali.

 

5. Scrub Wajah 2 Minggu Sekali

Paparan sinar matahari dalam jangka panjang mampu membuat kulit menjadi terbakar. Jika terlalu lama dibiarkan, kulit akan menghitam akibat hiperpigmentasi. Selain bersama perawatan di malam hari bersama skin care takaran bahan pencerah, scrub yang lembut termasuk harus untuk mengeksfoliasi kulit dari tumpukan sel kulit mati nih.

 

6. Gunakan Pelindung Seperti Topi Dsb

Walaupun anda telah menggunakan tabir surya, anda gak boleh menelanjangkan kulit anda di bawah sinar matahari ya. Karena tabir surya bekerja cuma sebagai tabir yang kurangi intensitas masuknya sinar UV ke kulit kamu, dan tabir surya bekerja terpengaruh oleh seberapa banyak anda mengaplikasikan tabir surya, suasana cuaca, seberapa banyak keringatmu, seberapa lama anda berenang dan type kulit kamu.

Yang mana faktor-faktor selanjutnya mampu kurangi kinerja tabir surya. Dan andaikan anda memandang di situs produk tabir surya, ataupun situs kecantikan ternama, perlindungan layaknya kacamata, topi, pakaian yang tertutup harus digunakan sepanjang berada di bawah sinar matahari.

 

7. Istirahat Yang Cukup

Mengutip dari msn.com, Selama jam tidur, hidrasi tubuh (pemenuhan kebutuhan cairan tubuh) anda diseimbangkan ulang dan tersedia peningkatan hormon pertumbuhan selagi ia memperbaiki dirinya sendiri. Hal itu amat mungkin kulit memulihkan kelembaban untuk memperbaharui sel-sel yang rusak.

Kekurangan tidur mampu membuat kulit menjadi kusam dan merusak kolagen yang tersedia di dalam kulit dikarenakan kekurangan tidur berefek terhadap meningkatnya takaran hormon kortisol dalam tubuh yang mana hormon selanjutnya mampu merusak kolagen dan elastisitas kulit kamu.

Akibatnya, kulit anda akan menua sebelum waktunya. Bayangin aja, sinar UVA aja telah buat kulit menua disempurnakan ulang anda kurang tidur, kebayang gimana kendurnya kulit kamu? Iiiih ngeri banget kan.

By toha