Makhluk hidup purbakala berikut mati, tapi dikarenakan penguburannya tidak berlangsung bersama dengan cepat agar akan lapuk dan sesudah itu terurai. Namun tidak seluruh makhluk hidup yang mati berikut akan membuahkan daya fosil dikarenakan lebih dari satu yang terurai akan embali menyatu bersama dengan tanah dan batuan. Sedangkan tidak cukup berasal dari 1/10.000 akan beralih menjadi bahan bakar fosil (migas).

Beberapa ilmuan perminyakan penganut teori organik sangat percaya bahwa migas yang ada kala ini terbentuk secara alami atau bersama dengan kata lain melalui proses alam bersama dengan basic utama tanaman sejenis ganggang dan biota-biota lain yang berbentuk daun-daunan. Bahkan termasuk diyakini bahwa tumbuhan-tumbuhan tingkat tinggi akan lebih banyak membuahkan minyak bumi yang disebabkan alur karbonnya yang lebih kompleks.

Namun, banyak pula ilmuan perminyakan yang mempercayai bahwa migas terbentuk berasal dari binatang yang hidup dan mati pada jutaan th. lalu, bahkan lebih berasal dari 500 juta tahun. Para ilmuan umumnya menyebutnya sebagai “Paleozoic Era”. Pada zaman itu belum terdapat ikan-ikan di laut seperti sekarang, tapi yang ada cuman jutaan tinycreatures yang disebut plankton dan merupakan makanan untuk binatang purbakala seperti trilobites, crinoids dan brachiopods.

Bagaimana hewan-hewan berikut dapat menjadi minyak dan gas? Mirip seperti yang berlangsung pada tumbuhan ganggang, Ketika binatang berikut mati, kerangkanya akan terkubur bersama dengan lumpur dan pasir, yang dapat melindungi dan membantu bangkai binatang berikut menjadi fosil. Pada kurang lebih 320 juta th. yang lalu, tepatnya pada jaman Mesozoikum, basic laut tertutup oleh fosil plankton.

Namun pada jaman itu pula berlangsung penurunan tingkat debit air secara drastis dengan menggunakan Water Meter BR, kondisi ini memicu lebih dari satu plankton tidak lagi berada di bawah basic laut. Kemudian berbagai material menimbuni fosil berikut dan beri tambahan daya berat dan tekanan yang tinggi, agar mendorong bangkai plankton itu ke dalam dan tertekan semakin dalam. Bersamaan bersama dengan itu bangkai (fosil) itu pun meraih panas yang cukup besar pula. Setelah tidak cukup lebih sepanjang 230 juta th. meraih tekanan dan panas, fosil akan beralih menjadi hidrokarbon.

Jadi, berasal dari ulasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tahap terbentuknya migas menurut teori organik diawali bersama dengan matinya organisme tumbuhan dan hewan yang hidup pada zaman purba. Kemudian fosil hewan dan tumbuhan tadi akan tertimbun pasir dan lumpur sepanjang jutaan th. agar membentuk susunan zat organik. Akibat ada tekanan serta temperatur yang cukup tinggi selanjutnya susunan berikut akan menjadi batuan endapan (sedimentary rock) yang mengandung migas

By toha