Aplikasi virtual tour disupport oleh berbagai teknologi yang bekerja didalamnya. Aplikasi ini berjalan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR). Namun, terkadang ditambahkan juga Augmented Reality (AR), sehingga teknologi yang membangun virtual tour bisa disebut adalah perpaduan antara VR dan AR atau disebut juga Mixed Reality (MR). Hanya saja fleksibilitas, saat perubahan dari VR menjadi MR, memerlukan perangkat tambahan lain, yakni headset VR.

Teknologi VR dan MR pada virtual tour digunakan untuk membentuk virtual reality yang menggambarkan lokasi objek wisata tertentu secara real. Dengan kata lain, teknologi immersif dan interaktif ini memberikan pengalaman yang sesuai realitas kepada setiap penggunanya.

Suasana di dunia virtual, seakan di dunia nyata. Bahkan, penggunanya sendiri seperti tidak menyadari ketika masuk ke dunia virtual. Mereka menganggap dirinya sedang berada di dunia yang asli.

Dengan teknologi VR yang bekerja di dalam aplikasi virtual tour ini, maka membuat virtual tour menjadi media yang menarik bagi para pengguna untuk mengeksplore dan menjelajahi lokasi-lokasi keren yang ada di Indonesia dan dunia secara lebih detail, tanpa harus meninggalkan rumah.

Teknologi aplikasi virtual tour ini berbasis web atau dapat diakses oleh website. Selain web, teknologi aplikasi virtual tour ini dapat diakses oleh apps dan headset vr/glasses.

 

Komponen Virtual Tour

Adapun beberapa komponen virtual tour, antara lain foto-foto panorama 360, waypoint (kursor atau arah “bergerak” user dengan tanda panah), dan elemen-elemen multimedia (seperti sound, narasi, dan teks).

By toha